Home » , » Daftar Isi Kitab Shaum atau Kitab Puasa: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari

Daftar Isi Kitab Shaum atau Kitab Puasa: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari


Tulisan “Daftar Isi Kitab Shaum: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari” ini adalah bagian dari upaya menghadirkan daftar isi kitab-kitab yang terdapat dalam Shahih Bukhari. Sebagai tuntunan untuk memudahkan dalam melakukan penelusuran dan pencarian hadits-hadits bagi yang memerlukan.

“Kitab: Shaum” adalah salah satu kitab yang dimuat dalam Shahih Bukhari, khusus mengetengahkan hadits-hadits seputar shaum atau puasa. Kitab ini berisi 67 Bab dan 110 nomor hadits. Dimulai dari hadits nomor 1758 sampai dengan nomor 1868.

Pada versi download Shahih Bukhari (format PDF ukuran kecil) yang terdapat dalam blog ini, Kitab: Shaum berada pada fail Shahih Bukhari-2 (halaman 283-327).

Setiap bab berisi satu atau beberapa nomor hadits tentang satu sub-tema pembahasan seputar “Shaum” atau puasa, baik puasa wajib atau puasa ramadhan maupun puasa sunnah.

Daftar isi ini diharapkan dapat melengkapi tulisan sebelumnya: Download Kitab Hadits Shahih Bukhari Teks Arab Terjemahan Indonesia (PDF). Dan dapat memudahkan setiap pembelajar dan kaum muslimin dalam melakukan pencarian hadits-hadits yang diperlukan.

Sistimatika daftar isi dibuat dengan susunan: Bab: Sub Thema (nomor “jilid”/nomor hadits/nomor halaman). Contoh: Bab: Kewajiban puasa Ramadan (II/no.1758-1760/hal.283). Artinya, hadits-hadits tentang diwajibkannya puasa Ramadan dimuat dalam Shahih Bukhari-2, yakni hadits nomor 1758-1760, dimulai dari halaman 283.

Berikut ini daftar isi “Kitab: Shaum” Shahih Bukhari selengkapnya:

  • Bab: Kewajiban puasa Ramadan (II/no.1758-1760/hal.283)
  • Bab: Keutamaan puasa (II/no.1761/hal.284)
  • Bab: Kafarah puasa (II/no.1762/hal.285)
  • Bab: Ar rayyan untuk orang yang berpuasa (II/no.1763-1764/hal.285)
  • Bab: Disebut ramadan atau bulan ramadan? (II/no.1765-1767/hal.286)
  • Bab: Barangsiapa berpuasa ramadan karena iman dan mengharap pahala (II/no.1768/hal.287)
  • Bab: Di bulan ramadan Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam lebih banyak beramal Kebaikan (II/no.1769/hal.287)
  • Bab: Orang yang tidak meninggalkan ucapan kotor (II/no.1770/hal.288)
  • Bab: Apakah harus mengatakan 'Aku sedang berpuasa' ketika hina? (II/no.1771/hal.288)
  • Bab: Puasa bagi orang yang khawatir atas dirinya karena (nafsu) kelajangannya (II/no.1772/hal.289)
  • Bab: Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam "Jika kalian melihat hilal..." (II/no.1773-1778/hal.289)
  • Bab: Dua bulan Id tidak berkurang (II/no.1779/hal.291)
  • Bab: Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam "Kami (kaum) yang tidak menulis dan menghitung..." (II/no.1780/hal.291)
  • Bab: Ramadan tidak didahului dengan puasa satu atau dua hari (II/no.1781/hal.292)

  • Bab: Firman Allah "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu..." (II/no.1782/hal.292)
  • Bab: Firman Allah "...dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar...." (II/no.1783/-1784/hal.293)
  • Bab: Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam "Janganlah makan sahur kalian terhalangi..." (II/no.1785/hal.294)
  • Bab: Mengakhirkan makan sahur (II/no.1786/hal.294)
  • Bab: Berapa waktu antara sahur hingga shalat subuh (II/no.1787/hal.294)
  • Bab: Berkah makan sahur (II/no.1788-1789/hal.295)
  • Bab: Niat puasa di siang hari (II/no.1790/hal.295)
  • Bab: Orang yang berpuasa junub di pagi hari (II/no.1791/hal.295)
  • Bab: Orang yang berpuasa bercumbu (II/no.1792/hal.296)
  • Bab: Orang yang berpuasa mencium (II/no.1793-1794/hal.297)
  • Bab: Mandinya orang yang berpuasa (II/no.1795-1796/hal.298)
  • Bab: Orang yang berpuasa makan dan minum karena lupa (II/no.1797/hal.298)
  • Bab: Siwak basah dan kering bagi orang yang berpuasa (II/no.1798/hal.299)
  • Bab: Jika bersetubuh di (siang hari) Ramadan (II/no.1799/hal.299)
  • Bab: Jika seseorang bersetubuh di (siang hari) ramadan, semantara tidak memiliki sesuatu untuk ia sedekahkan... (II/no.1800/hal.300)
  • Bab: Orang yang bersetubuh di siang hari bulan ramadan, apakah ia boleh memberikan makanan untuk keluarganya sebagai kafarah? (II/no.1801/hal.300)
  • Bab: Berbekam dan muntah bagi orang yang berpuasa (II/no.1802-1804/hal.301)
  • Bab: Puasa dan berbuka dalam safar (II/no.1805-1807/hal.302)
  • Bab: Berpuasa beberapa hari di bulan ramadan kemudian pergi bersafar (II/no.1808-1809/hal.303)
  • Bab: Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam kepada orang yang dipayungi dan panas yang sangat... (II/no.1810/hal.303)
  • Bab: Sebagian sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam tidak mencela sebagian kepada sebagian yang lain... (II/no.1811/hal.304)
  • Bab: Berbuka saat safar supaya dilihat oleh orang (II/no.1812/hal.304)
  • Bab: Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (II/no.1813/hal.304)
  • Bab: Kapan mengganti puasa Ramadan (II/no.1814/hal.305)
  • Bab: Wanita haid meninggalkan puasa dan shalat (II/no.1815/hal.305)
  • Bab: Orang yang wafat dan meninggalkan hutang puasa (II/no.1816-1817/hal.305)
  • Bab: Kapan orang yang berpuasa boleh berbuka (II/no.1818-1819/hal.307)
  • Bab: Berbukan dengan air atau selainnya sekadarnya (II/no.1820/hal.308)
  • Bab: Mesegerakan buka puasa (II/no.1821-1822/hal.308)
  • Bab: Jika berbuka puasa ramadan kemudian matahari muncul kembali (II/no.1823/hal.309)
  • Bab: Puasanya anak kecil (II/no.1824/hal.309)
  • Bab: Puasa wishal, dan pendapat bahwa pada malam hari tidak ada puasa (II/no.1825-1828/hal.309)
  • Bab: Ancaman bagi orang yang memperbanyak puasa wishal (II/no.1829-1830/hal.311)
  • Bab: Puasa wishal hingga makan sahur (II/no.1831/hal.311)
  • Bab: Barangsiapa bersumpah agar saudaranya mau berbuka puasa (II/no.1832/hal.312)
  • Bab: Puasa Sya'ban (II/no.1833-1834/hal.313)
  • Bab: Penjelasan tentang puasa dan berbukanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam (II/no.1835-1837/hal.313)
  • Bab: Hak tamu dalam hal puasa (II/no.1838/hal.315)
  • Bab: Hak badan dalam hal puasa (II/no.1839/hal.315)
  • Bab: Puasa dahr (II/no.1840/hal.316)
  • Bab: Hak keluarga dalam hal puasa (II/no.1841/hal.317)
  • Bab: Berpuasa satu hari dan berbuka satu hari (II/no.1842/hal.317)
  • Bab: Puasa Daud (II/no.1843-1844/hal.318)
  • Bab: Puasa pada hari-hari bidl (tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas) (II/no.1845/hal.319)
  • Bab: Barangsiapa mengunjungi suatu kaum kemudian berbuka bersama mereka (II/no.1846/hal.319)
  • Bab: Puasa di akhir bulan (II/no.1847/hal.320)
  • Bab: Puasa khusus di hari jumat (II/no.1848-1850/hal.320)
  • Bab: Boleh mengkhususkan satu hari tertentu (II/no.1851/hal.321)
  • Bab: Puasa di hari Arafah (II/no.1852-1853/hal.322)
  • Bab: Puasa di hari Idul Fitri (II/no.1854-1855/hal.322)
  • Bab: Puasa di hari Idul Adlha (II/no.1856-1858/hal.323)
  • Bab: Puasa di hari-hari tasyriq (II/no.1859-1860/hal.324)
  • Bab: Puasa Asyura`(II/no.1861-1868/hal.325)
 _____________________
Thanks for reading Daftar Isi Kitab Shaum atau Kitab Puasa: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment