Home » » Hadits tentang Orang yang Terlupa Jumlah Rakaat atau Terlupa Tahiyat Awal dalam Shalat

Hadits tentang Orang yang Terlupa Jumlah Rakaat atau Terlupa Tahiyat Awal dalam Shalat



Hadits-hadits berikut ini adalah tentang sujud sahwi dan orang yang terlupa jumlah rakaat yang dikerjakan dalam shalat. Atau terlupa mengerjakan Tahiyat Awal. Atau memberi salam pada rakaat yang kedua atau ketiga dalam shalat fardhu empat rakaat.Atau terlupa hingga mengerjakan shalat sebanyak 5 rakaat.

Hadits-hadits ini dimuat dalam Shahih Bukhari dengan judul-judul bab yang terpisah.

Sujud Sahwi dalam Shalat Fardlu dan Sunnah 

 


Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya bila seseorang dari kalian berdiri mengerjakan shalat, setan akan datang menghampirinya (untuk menggodanya) sehingga tidak menyadari berapa raka'at shalat yang sudah dia laksanakan. Oleh karena itu bila seorang dari kalian mengalami peristiwa itu hendaklah dia melakukan sujud dua kali dalam posisi duduk". (Shahih Bukhari – Hadits No.1156)





Sujud Sahwi ketika Terlupa Mengerjakan Tahiyat Awal





Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik bin Anas dari Ibnu Syihab dari 'Abdurrahman Al A'raj dari 'Abdullah Ibnu Buhainah radliallahu 'anhu bahwa dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat dua raka'at diantara shalat Beliau, lalu Beliau berdiri dan tidak duduk, Maka orang-orang ikut berdiri mengikuti Beliau. Ketika Beliau menyelesaikan shalatnya (empat raka'at) sedangkan kami sedang menunggu-nunggu Beliau memberi salam, Beliau bahkan bertakbir sebelum memberi salam kemudian sujud dua kali dalam posisi duduk lalu baru memberi salam". (Shahih Bukhari – Hadits No.1148)
 

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa'id dari 'Abdurrahman Al A'raj dari 'Abdullah Ibnu Buhainah radliallahu 'anhu bahwa dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dari dua raka'at shalat Zhuhur dan tidak duduk diantaranya. Setelah Beliau menyelesaikan shalatnya, Beliau sujud dua kali lalu memberi salam setelah itu". (Shahih Bukhari – Hadits No.1149)

Jika Seseorang Shalat Lima Raka'at


Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Al Hakam dari Ibrahim dari 'Alqamah dari 'Abdullah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat Zhuhur lima raka'at. Beliau ditegur: "Apakah ada tambahan raka'at shalat?" Beliau menjawab: "Memangnya apa yang terjadi?" Dia ('Abdullah) berkata: “Anda kerjakan shalat lima raka'at". Maka Beliau sujud dua kali setelah memberi salam. (Shahih Bukhari – Hadits No.1150)

Jika Memberi Salam Pada Raka'at Kedua atau Ketiga, Maka Hendaklah Sujud Dua Kali Sebagamana Sujud Biasa




Telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Sa'ad bin Ibrahim dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur atau 'Ashar bersama kami, lalu Beliau memberi salam. Kemudian Dzul Yadain berkata kepada Beliau: "Wahai Rasulullah, apakah shalat dikurangi (raka'atnya)?" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada para sahabatnya: "Benarkah yang dikatakannya?" Orang-orang menjawab: "Benar". Maka Beliau menyempurnakan dua raka'at yang tertinggal lalu sujud dua kali". Berkata, Abu Hurairah radliallahu 'anhu: "Begitulah yang dikerjakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam".(Shahih Bukhari – Hadits No.1151) 

Orang Yang Tidak Melakukan Tasyahud Awal


Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik bin Anas dari Ayyub bin Abu Tamimah As-Sakhtiyaniy dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, ketika Rasulullah menyelesaikan shalatnya yang baru dua raka'at, Dzul Yadain berkata kepada Beliau: "Apakah shalat diqashar atau anda lupa, wahai Rasulullah?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Apakah benar yang dikatakan Dzul Yadain?" Orang-orang menjawab: "Benar". Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bediri dan mengerjakan shalat dua raka'at yang kurang tadi kemudian memberi salam. Kemudian Beliau bertakbir lalu sujud seperti sujudnya (yang biasa) atau lebih lama lagi kemudian mengangkat kepalanya". Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami Hammad dari Salamah bin 'Alqamah berkata; "Aku bertanya kepada Muhammad tentang dua sujud sahwi apakah ada tasyahudnya? Dia menjawab: "Tidak ada menurut hadits Abu Hurairah radliallahu 'anhu ".(Shahih Bukhari – Hadits No.1152)

Jika Seseorang Tidak Ingat Apakah Sudah Mengerjakan Tiga atau Empat Raka'at dalam Shalatnya


Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Fadhalah telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Abu 'Abdullah ad-Dastawaniy dari Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan, setan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia tidak mendengar suara adzan tersebut. Apabila panggilan adzan telah selesai maka setan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dia kembali lagi hingga untuk mengganggu hatinya seseorang seraya berkata; ingatlah ini dan itu, yang semestinya tidak diingat sehingga seseorang membayangkannya hingga akhirnya orang itu tidak tahu berapa raka'at shalat yang sudah dia laksanakan. Oleh karena itu bila seorang dari kalian tidak mengetahui berapa raka'at dari shalat yang sudah dikerjakannya, apakah tiga atau empat raka'at maka hendaklah dia melakukan sujud dua kali dalam posisi duduk".(Shahih Bukhari – Hadits No.1155)
______________________
 
Thanks for reading Hadits tentang Orang yang Terlupa Jumlah Rakaat atau Terlupa Tahiyat Awal dalam Shalat

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment

loading...