Home » » Daftar Isi Kitab Mandi: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari

Daftar Isi Kitab Mandi: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari




“Kitab: Mandi” adalah salah satu kitab dalam Shahih Bukhari.

Kitab mandi berisi 29 Bab dan 45 nomor hadits. Setiap bab berisi satu atau beberapa nomor hadits tentang satu sub-tema pembahasan “Mandi.”

Kitab: Mandi dimuat dalam Shahih Bukhari Jilid I dari halaman 115 sampai dengan halaman 130.

Bagi yang ingin menelusuri atau mencari hadits-hadits seputar “Mandi” dalam Shahih Bukhari, berikut ini disajikan daftar isi bab, nomor hadits, dan nomor halaman Kitab: Mandi.

Tulisan ini adalah pelengkap dari tulisan sebelumnya : Download Kitab Hadits Shahih Bukhori Teks Arab Terjemahan Indonesia Format PDF.

Daftar isi ini dimuat sebagai tuntunan pencarian hadits guna memudahkan setiap pembelajar dan kaum muslimin untuk menemukan hadits-hadits yang dicari.

Sistimatikanya ditulis dalam susunan: Bab: Sub Thema (nomor jilid/nomor hadits/nomor halaman).

Contoh: Bab: Berwudlu' sebelum mandi (I/no.240-241/hal.115). Artinya, pembahasan mengenai sunnah berwudlu' sebelum mandi dimuat dalam Shahih Bukhari Jilid I dengan nomor hadits 240-241 dimulai dari halaman 115.

Berikut selengkapnya Daftar Isi "Kitab: Mandi" Shahih Bukhari Jilid I:




  • Bab: Berwudlu' sebelum mandi (I/no. 240-241/ hal.115)
  • Bab: Seorang suami mandi bersama istrinya (I/no. 242/ hal.115)
  • Bab: Mandi dengan air sebanyak satu sha' atau seukuran dengan itu (I/no.243-245/hal.116)
  • Bab: Orang yang mandi menyiram kepalanya tiga kali (I/no.246-248/hal.117)
  • Bab: Mandi satu kali (I/no.249/hal.117)
  • Bab: Orang yang ketika mandi memulainya dengan hilab atau wewangian (I/no.250/hal.118)
  • Bab: Berkumur dan memasukkan air ke hidung ketika mandi (I/no.251/hal.118)
  • Bab: Menggosokkan tangan ke tanah agar lebih bersih (I/no.252/hal.119)
  • Bab: Bolehkan seseorang yang junub memasukkan tangannya ke dalam air sebelum mencucinya (I/no.253-256/hal.119)
  • Bab: Memisahkan mandi dan wudlu’ (I/no.257/hal.120)
  • Bab: Menyiramkan air ke tangan kiri dengan tangan kanan ketika mandi junub (I/no.258/hal.120)
  • Bab: Bersetubuh dengan istri lalu mengulanginya lagi, atau menggilir di istri-istri dengan sekali mandi (I/no.259-260/hal.121)
  • Bab: Mencuci madzi dan berwudlu' disebabkan keluarnya madzi (I/no.261/hal.122)
  • Bab: Siapa yang memakai wewangian lalu mandi namun aromanya masih tersisa (I/no.262-263/hal.122)
  • Bab: Menyela-nyela rambut ketika seseorang mandi junub hingga bila merasa sudah membasahi kulit kepalanya maka dia menyiramnya (I/no.264/hal.123)
  • Bab: Siapa yang berwudlu' dalam keadaan junub lalu mandi dengan membasuh seluruh badannya tidak perlu mengulang mandi (I/no.265/hal.123)
  • Bab: Jika seseorang berada di masjid dan teringat bahwa dia sedang junub maka dia keluar (untuk mandi) sebagaimana mestinya dan bukan bertayamum (I/no.266/hal.124)
  • Bab: Mengeringkan air dari badan setelah mandi junub dengan tangan (I/no.267/hal.124)
  • Bab: Memulai mandi junub dengan menggosok kepala bagian kanan (I/no.268/hal.125)
  • Bab: Mandi dalam keadaan telanjang di tempat yang sepi dan bila dapat menggunakan tutup lebih baik (I/no.269-270/hal.125)
  • Bab: Berlindung (menggunakan tutup) ketika mandi di tengah orang (I/no.271-272/hal.126)
  • Bab: Jika seorang wanita bermimpi (basah) (I/no.273/hal.127)
  • Bab: Keringat orang yang junub dan bahwa seorang muslim (badannya) tidaklah Najis (I/no.274/hal.127)
  • Bab: Orang yang junub boleh keluar rumah dan mendatangi pasar atau lainnya (I/no.275-276/hal.128)
  • Bab: Keberadaan orang yang junub di rumah jika sudah berwudlu namun belum Mandi (I/no.277/hal.128)
  • Bab: Orang junub yang tidur (I/no.278/hal.128)
  • Bab: Orang yang junub berwudlu' lalu tidur (I/no.279-281/hal.129)
  • Bab: Apabila dua kemaluan bertemu (I/no.282/hal.129)
  • Bab: Mencuci bagian badan yang terkena sesuatu yang keluar dari kemaluan wanita (I/no.283-284/hal.130) 
________________________


    Thanks for reading Daftar Isi Kitab Mandi: Tuntunan Penelusuran dan Pencarian Hadits Shahih Bukhari

    « Previous
    « Prev Post
    Next »
    Next Post »

    0 komentar:

    Post a Comment

    loading...