Home » » Doa Minta Ditambahkan Harta, Anak, Keberkahan, Umur Panjang, dan Ketaatan

Doa Minta Ditambahkan Harta, Anak, Keberkahan, Umur Panjang, dan Ketaatan



Bab Doa-Doa dari Hadits



اَللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالِي وَوَلِدِيْ ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَنِيْ ، وَأَطِلْ حَيَاتِيْ عَلَى طَاعَتِكَ، وَأَحْسِنْ عَمَلِي، وَاغْفِرْلِي

Allahumma aktsirlii wa waladii, wa baariklii piimaa a’thoytanii (wa-athil hayaatii ‘ala tho’atika, wa ahsin ‘amalii, waghfirlii).

“Ya Allah, perbanyaklah harta kekayaan dan juga anakku, serta berikanlah berkah kepadaku atas apa yang telah Engkau karuniakan kepadaku. (Dan panjangkanlah kehidupanku pada ketaatan terhadap-Mu, perbaikilah amal perbuatanku, dan berikanlah ampunan kepadaku).


Keterangan: Dalil yang melandasi lafaz doa ini adalah doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bagi sahabat Anas radhiyallaahu ‘anhu yang artinya:  “Ya Allah, perbanyaklah harta kekayaan dan juga anaknya, serta berikanlah berkah kepadanya atas apa yang telah Engkau karuniakan kepadanya.” Al-Bukhari no.6378-6381 dan Muslim no.2480, 2481 dari Ummu Sulaim radhiyallaahu ‘anha.
     Adapun tambahan doa yang ada di dalam kurung tersebut dipertegas oleh sabda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam ketika beliau ditanya: “Siapakah orang yang paling baik ya Rasulullah?” Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Yaitu orang yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya.” Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi no.2329 dan Ahmad yang dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi II/271. Dan Syaikh bin Baaz pernah ditanya tentang berdoa dengan doa tersebut, apakah ia termasuk Sunnah? Beliau menjawab “Benar.”





Thanks for reading Doa Minta Ditambahkan Harta, Anak, Keberkahan, Umur Panjang, dan Ketaatan

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

1 komentar: