Home » » Pengungsian Terus Berlanjut, Muslim Rohingya Dikhawatirkan Tinggal Nama

Pengungsian Terus Berlanjut, Muslim Rohingya Dikhawatirkan Tinggal Nama


Pengungsian Terus Berlanjut, Muslim Rohingya Dikhawatirkan Tinggal Nama -- Berbagai aksi penindasan dan kekejaman dilaporkan masing terus mengancam saudara kita kelompok minoritas Muslim Rohingya, Myanmar.

Penderitaan panjang akibat berbagai teror dan pembunuhan selama lebih dua tahun ini, mengakibatkan upaya pengungsian kaum muslim dari negara anti muslim itu terus berlanjut.

Wanita dan anak-anak Muslim Rohingya di pengungsian.

Dikhawatirkan tanpa kepedulian dan solidaritas internasional dari negara-negara berpenduduk muslim atas nasib Muslim Rohingya, keberadaan muslim di Myanmar dalam beberapa tahun ke depan ini hanya akan tinggal nama.

Aksi pengungsian terbaru seperti dikutif Arrahmah.com dari surat kabar Nation, sekitar 250 Muslim Rohingya berusia 15 hingga 40 tahun, nyaris tewas seluruhnya setelah perahu seadanya yang mereka tumpangi karam dihantam badai di laut selatan Thailand, Kamis (12/9/2013).

Untungnya mereka berhasil berenang dan selamat mencapai pantai di wilayah Satun, sebuah provinsi mayoritas Muslim yang berbatasan dengan Malaysia.

Para pengungsi Muslim Rohingya itu kemudian dibawa oleh petugas ke sebuah taman umum di mana penduduk setempat membantu memberikan makanan dan obat-obatan, sementara polisi dan petugas “melakukan inspeksi”, menurut laporan tersebut.

Dilaporkan, kelompok pengungsi tersebut meninggalkan Myanmar pada Senin lalu, dan sembilan hari kemudian mereka telah kehabisan bekal makanan dan air minum.

Di tengah laut, ketika mereka akhirnya melihat pantai, mereka pun berusaha berenang ke darat untuk bertahan hidup.

Ini adalah gelombang pengungsi lanjutan setelah puluhan ribu warga Rohingya melarikan diri melalui laut Myanmar sejak setahun lalu.

Aksi pengungsi besar-besaran Muslim Rohingya merupakan perpindahan terbesar manusia menggunakan perahu sejak akhir Perang Vietnam.





Tidak kurang 34.626 orang tercatat melarikan diri dengan menggunakan perahu sejak Juni 2012 hingga Mei tahun ini. Jumlah itu lebih empat kali lipat dari jumlah pada tahun sebelumnya, dan hampir semuanya adalah Muslim Rohingya dari Myanmar kata Arakan Project seperti dikutif Arrahmah.com.

Pengungsi Muslim Rohingya Ramadhan Lalu.
Eksodus mereka menandakan betapa menderitanya Kaum Muslimin Rohingya di tengah-tengah penindasan yang dilakukan oleh mayoritas Buddhis Myanmar, di mana kerusuhan di negara bagian Rakhine tahun lalu telah menyebabkan meninggalnya 192 orang dan lebih dari 140.000 lainnya kehilangan tempat tinggal.

Bahkan laporan terbaru dari aktivis Rohingya mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal telah mencapai 748 orang.

Sebelumnya, dalam laporan islampos.com mei tahun ini, dari 4 juta umat Muslim Rohingya sekarang hanya tinggal 700 ribu.

“Dari 4 juta Umat Islam di sana, sekarang hanya tinggal 700 ribu. Umat Islam di sana dibantai, ada yang kewarganegaraannya dicabut juga,” kata Muhammad Al Khathath, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) seperti dikutif islampos.com. FUI menuntut Pemerintah Myanmar menghentikan program pembersihan etnis Muslim di Arakan dan wilayah Myanmar lainnya.

*****

Sumber :

Thanks for reading Pengungsian Terus Berlanjut, Muslim Rohingya Dikhawatirkan Tinggal Nama

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment

loading...